Arsenal mulai mencari tambahan di lini belakang setelah William Saliba dipastikan absen dalam waktu cukup lama. Nama Jarell Quansah kini masuk radar The Gunners, dan sang bek disebut terbuka terhadap kemungkinan pindah ke Emirates.
Ketertarikan tersebut disampaikan David Ornstein. Namun, Arsenal dan Bayer Leverkusen sejauh ini disebut belum memulai pembicaraan mengenai transfer Quansah.
Situasinya cukup jelas. Arsenal membutuhkan kedalaman di posisi bek tengah, sedangkan Quansah punya pengalaman bermain di level Premier League dan Bundesliga.
Arsenal butuh tambahan bek tengah
Cedera Saliba membuat kebutuhan Arsenal terhadap pemain belakang semakin terasa. Mikel Arteta sebelumnya juga mengakui bahwa klub masih ingin memperkuat skuad sebelum bursa transfer ditutup.
Setelah pertandingan pramusim terakhir melawan Como, Arteta menegaskan Arsenal masih aktif mencari pemain yang bisa meningkatkan kualitas dan kedalaman tim.
“Ada lebih banyak yang ingin kami lakukan, karena setiap kali kami memiliki kesempatan untuk meningkatkan skuad dan membawa lebih banyak kualitas dan kedalaman, kami harus melakukannya.”
Arteta juga menyadari bahwa mendapatkan pemain yang tepat bukan perkara mudah. Menurutnya, hanya ada sedikit pemain di pasar yang tersedia dan mampu memberikan peningkatan kualitas bagi Arsenal.
“Permintaannya memang seperti itu. Untuk meningkatkan margin, hanya ada sedikit pemain di pasar yang tersedia untuk melakukan itu dan membawa lebih banyak kualitas ke klub,” ujar Arteta.
Salah satu nama lain yang sebelumnya dikaitkan dengan Arsenal adalah Ezri Konsa. Namun, transfer bek Aston Villa tersebut masih sulit terwujud karena kedua klub disebut memiliki perbedaan besar dalam menilai sang pemain.
Quansah pun akhirnya menjadi opsi yang menarik.
Quansah punya pengalaman di Inggris dan Jerman
Quansah sebelumnya merupakan pemain Liverpool. Ia mencatatkan 58 penampilan di semua kompetisi bersama klub tersebut dan mencetak tiga gol.
Liverpool kemudian menjualnya ke Bayer Leverkusen dengan klausul buy-back senilai £59 juta. Klausul tersebut kini telah kedaluwarsa sehingga Leverkusen tidak berada dalam tekanan untuk menjual bek asal Inggris itu.
Sejak pindah ke Bundesliga, Quansah sudah tampil 44 kali dan mencetak lima gol. Ia turut membantu Leverkusen mengakhiri musim di posisi keenam Bundesliga.
Pengalaman tersebut membuat Quansah bukan sekadar pemain yang sedang mencari panggung. Ia sudah merasakan sepak bola Inggris dan kemudian mendapat pengalaman di Jerman.
Yang membuat kabar ini semakin menarik bagi Arsenal adalah sikap sang pemain.
Quansah dilaporkan terbuka untuk pindah ke Emirates apabila kedua klub nantinya mencapai tahap pembicaraan dan kesepakatan bisa diwujudkan.
Arsenal masih harus membuka negosiasi
Meski ada sinyal positif dari Quansah, transfer ini masih berada pada tahap awal.
Belum ada pembicaraan antara Arsenal dan Leverkusen mengenai kemungkinan kepindahan sang bek. Artinya, Arsenal masih harus melewati proses negosiasi dengan klub Bundesliga tersebut.
Kondisinya berbeda dengan pemain yang sudah tersedia di pasar. Leverkusen tidak berada dalam posisi harus menjual Quansah setelah klausul buy-back Liverpool senilai £59 juta tidak lagi berlaku.
Namun, Arsenal punya alasan kuat untuk mencoba.
The Gunners akan memulai musim baru Premier League di kandang melawan Coventry pada 21 Agustus. Sebelum itu, mereka akan menghadapi Manchester City di Community Shield di Wembley.
Dengan Saliba harus menepi, Arteta jelas membutuhkan opsi tambahan di pertahanan. Quansah bisa menjadi salah satunya.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
